artikel forex line

Artikel Forex Line/Analisa Garis Trading Sistem

Sebuah alat garis yang terdapat dalam Metatrader4 merupakan sebuah alat analisa yang mentah, seorang trader harus memahami dan mempelajari arti dan makna garis yang dibentuk oleh market. Forex Sukses akan membahas analisa garis sebagai trading system forex.

Pasar mempunyai fenomena atau kebiasaan-kebiasaan yang terjadi setiap waktunya. Fenomena kebiasaan pasar ini dapat dipelajari tanpa harus susah diamati, karena fenomena-fenomena kebiasaan ini telah lama terjadi, diamati dan lalu dipelajari oleh pelaku-pelaku pasar, seperti trader, investor, peneliti dan lain sebagainya. Fenomena kebiasaan ini terjadi sejak terbentuknya transaksi ekonomi. Fenomena transaksi ekonomi melahirkan banyak rumus, formula, konsep, teori dan berbagai cabang ilmu. Sebagai seorang trader khususnya analisator teknikal, kita cukup mempelajari rumus, formula, konsep, teori pasar yang terjadi dan hubungannya dengan chart gambar dan indikator. Dari sekian banyak yang dipelajari, salah satu yang sering diamati oleh trader adalah line garis sebagai trading system forex.

Pengertian Line/Analisa Garis Trading Sistem

Line atau garis dalam indikator forex adalah sebuah alat bantu trader dalam mengamamati perkembangan harga pasar. Line garis dapat berarti jika digunakan sesuai dengan fungsi dan maknanya. Adapun fungsi line garis secara umum adalah sebuah garis lurus horizontal mendatar, vertical tegak atau diagonal miring. Garis-garis tersebut nyaris tak berarti jika hanya sebuah garis gambar lukisan tanpa melahirkan makna tertentu khususnya bagi seorang trader. Garis line tersebut dapat bermakna jika seorang trader mengetahui fenomena kebiasaan yang terjadi setiap waktu pada harga dan pasar. Apa yang terjadi jika harga naik, tentunya akan terbentuk alur garis  ke atas. Lalu jika harga naik ke atas secara tiba-tiba dan kuat, tentunya ini akan membentuk sebuah garis lurus cenderung vertical ke atas. Lalu jika harga naik tetapi secara lemah dan  bertahap, tentunya ini akan menunjukan garis lurus cenderung miring diagonal ke atas. Inilah sederhananya bagaimana line garis diamati dan dipelajari dalam memahami pasar.

Untuk memahami garis sebagai trading system forex, ada beberapa hubungan yang harus dipahami, di antaranya adalah :

  1. Garis lurus horizontal mendatar berhubungan dengan garis support resistance (garis penyangga dan garis penolak).
  2. Garis lurus diagonal miring berhubungan dengan trend line (garis trend).
  3. Garis vertical lurus berhubungan dengan perhitungan waktu atau candle.

Hal-hal tersebut di atas dapat dipahami pada beberapa pembahasan pada halaman web ini.

Analisa Line/Garis Support dan Resistance

Pengetahuan tentang batasan-batasan harga diperlukan oleh seorang trader untuk memposisikan dirinya apakah akan menjadi penjual atau menjadi pembeli. Forex Sukses membahas batasan-batasan harga ini yang dikenal dengan istilah Support dan Resistance.

Line / Garis Datar Horisontal

Jika diamati garis dalam chart gambar tidak ada perbedaan yang  berarti apakah itu garis datar horizontal, garis lurus vertical atau garis miring diagonal. Garis tetaplah garis, ditarik di satu ujung dan berakhir di ujung lain. Tetapi garis dapat menghasilkan arti dan makna yang lebih dalam jika seorang trader mampu memahami apa yang tejadi dalam pembentukan garis tersebut. Jika titik dalam kalimat menandakan berhenti, begitu juga garis dalam chart gambar mempunyai arti.

Garis dalam analisa teknikal sangat berarti bagi pandangan trader dalam memahami pergerakan harga dan keadaan pasar. Pergerakan harga dan pasar oleh berbagai sebab menimbulkan jejak pola yang khas. Jejak pola inilah yang dianalisa dan dipelajari oleh trader untuk mengetahui pergerakan harga dan keadaan pasar.

Salah satu garis yang dipelajari dalam analisa teknikal adalah garis datar horizontal. Garis ini terbentuk oleh pergerakan harga yang naik turun, berhenti dan meneruskan, meneruskan dan tertolak atau tertolak dan berbalik, banyak sekali scenario yang dapat terjadi pada harga. Scenario-scenario harga inilah yang menghasilkan jejak pola pada pasar. Lalu apa artinya jejak pola garis datar horizontal. Pergerakan harga bagaikan tarian emosional manusia dalam menawar menjual dan membeli. Semua ingin mendapatkan harga yang terbaik. Tidak semua penjual mendapatkan harga yang diinginkannya, begitu juga dengan pembeli, tidak semua pembeli mendapatkan harga yang ditawarnya. Kadang harga naik, turun, istirahat bahkan diam berhenti. Harga yang istirahat  dan cenderung diam berhenti dalam beberapa waktu, menimbulkan pola jejak garis harga yang sama yaitu garis mendatar horizontal. Pola jejak garis ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi bergerak bertingkat-tingkat naik ke atas dan turun ke bawah mengikuti pergerakan harga yang terjadi. Pola-pola inilah yang dianalisa oleh seorang trader.

Analisa Garis Support 

Jika ada pola garis datar horizontal dan harga bergerak ke atas, maka pola ini menjadi dasar tumpuan/pondasi harga untuk bergerak merangkak ke atas. Garis ini menjadi pendukung utama harga dalam bergerak ke atas, maka garis ini dinamakan garis pendukung atau Support. Garis Support akan terus mendukung harga untuk bergerak ke atas, apapun yang terjadi garis support akan terus mengangkat harga dengan segala daya upayanya.  Garis Support ini didiami oleh banyak pembeli. Pembeli akan mengeluarkan segala daya dan upayanya untuk terus mempertahankan dan menaikan harga semahal mungkin untuk terus ke atas.. Harga akan terus naik bertingkat-tingkat jika pembeli mempunyai kekuatan untuk menaikan harga terus menerus maka akan menciptakan tingkatan garis resitance.

Analisa Garis Resistance 

Pola garis yang sama dengan Support adalah pola garis Resistance, pola garis Resistance  adalah pola garis datar horizontal dengan harga bergerak ke bawah. Garis Resistance menjadi penahan dan penolak harga untuk naik bergerak ke atas dan menekan harga untuk jatuh ke bawah. Resistnace dengan kekuatannya yang didukung oleh pembeli akan terus menerus menekan harga semurah mungkin untuk terjun ke bawah. Tekanan penjual untuk menurunkan harga secara terus menerus ini akan menciptakan tingkatan garis resistance.

Support Vs Resistance (Break Out Trading System Forex)

Harga yang ditumpangi oleh pembeli akan terus naik ke atas meninggalkan garis support di bawah dan mendekati garis resistance di atas. Ketika harga yang naik menjumpai garis batas resitance, maka disinilah terjadi pertarungan antara pembeli dan penjual. Pembeli akan berusaha sekuat tenaga untuk menaikan harga dan penjual akan menahan, menolak bahkan menurunkan harga sekuat tenaga. Jika kekuatan pembeli lebih besar dari penjual, maka pembeli mengalahkan penjual sehingga harga akan terus naik menembus dan melewati garis resitance. Penembusan garis harga inilah yang disebut dengan Break Out. (Penembusan/Break Out ini bisa terjadi pada garis support maupun garis resistance dalam contoh ini break out terjadi pada garis resistance). Garis resistance yang telah berhasil ditembus oleh harga akan berubah menjadi garis support. Semakin banyak harga menembus garis resistance, maka akan banyak terbentuk garis support, dan akan menciptakan tingkatan garis support. Tingkatan garis support adalah dimana pembeli berhasil mengalahkan penjual, dan harga berhasil naik ke atas menembus garis resitancen, sehingga garis resistance berubah menjadi garis support.

Hal yang sama terjadi jika harga ditumpangi oleh penjual, harga akan terus tertekan turun ke bawah meninggalkan garis resistance di atas dan mendekati garis support di bawah. Ketika harga yang turun mencapai garis batas support, maka akan terjadi pergulatan antara penjual dan pembeli. Penjual akan berusaha sekuat tenaga untuk terus menekan harga utnuk turun, dan penjual akan menahan, menolak dan berusaha menaikan harga sekuat tenaga. Dan jika kekuatan penjual lebih kuat dari pembeli, maka harga akan terus turun menembus dan melewati garis support. Dan inilah yang disebut break out garis support. Garis support yang telah berhasil ditembus oleh harga akan berubah menjadi garis resistance. Semakin banyak harga menembus garis support, maka akan banyak terbentuk garis resistance, dan akan menciptakan tingkatan garis resitance. Tingkatan garis resistance adalah dimana penjual berhasil mengalahkan pembeli dan harga berhasil turun ke bawah menembus garis support, sehingga garis support berubah menjadi garis resistance.

Pembeli digambarkan dengan seekor banteng atau bull. Banteng akan melemparkan musuhnya dengan kekuatan dan tanduknya. Jika tidak ada yang menghentikannya, maka banteng akan terus menanduk dan melempar, oleh karena itu diperlukan penyeimbang pasar, yaitu penjual atau seekor Beruang atau Bear. Beruang akan melawan Banteng yang terus menanduk dan melempar, Beruang dengan kekuatannya akan melawan Banteng dengan mencengkram dan membantingnya.

Trendline/Garis Trend

Trendline adalah sebuah analisa garis dasar yang harus dipahami oleh trader. Trendline merupakan jejak-jejak pergerakan harga, dimana jejak-jejak tersebut dapat menunjukan jejak arah harga di masa depan. Forex Sukses akan membahas trendline sebagai trading system forex.

Pengertian Trendline/Garis Trend

Trendline atau garis trend adalah sebuah garis lurus yang digambar pada chart oleh seorang trader dari awal titik sampai akhir titik untuk menandai arah sebuah trend. Titik awal merupakan trend awal dan titik akhir merupakan trend akhir. Harga dikatakan membentuk sebuah trend jika arah pergerakan harga lurus dengan garis cenderung miring ke kanan. Dan dikatakan trend naik jika arah pergerakan harga lurus menanjak dengan garis cenderung miring ke kanan atas sekitar 45 derajat atau arah pukul 02.00. Dan dikatakan trend turun jika arah pergerakan harga lurus menurun dengan garis cenderung miring ke kanan bawah sekitar 135 derajat atau arah pukul 04.00. Trend juga dapat dikatakan datar jika arah gerak harga lurus ke kanan chart, tidak naik dan juga tidak turun dengan volatilitas atau rentang harga atas dan harga bawah rapat atau rendah. Atau trend juga bisa dikatakan side way atau bolak-balik jika arah harga naik turun ke atas dan ke bawah antara  batas atas harga dan batas bawah harga dengan volatilitas atau rentang harga atas dan harga bawah yang cukup renggang.

Fungsi Trendline/Garis Trend

Trendline sebagai trading system forex dapat berfungsi sebagai petunjuk kecenderungan arah harga, apakah harga cenderung naik ataupun harga cenderung turun. Jika arah harga cenderung turun, maka ada kemungkinan arah harga akan terus turun dan juga sebaliknya, jika arah harga cenderung naik, maka ada kemungkinan harga akan terus naik. Trend Line sebagai alat yang membantu menggambarkan kecenderungan arah harga. Trend Line juga dapat membantu seorang trader untuk mengetahui waktu berbaliknya arah harga. Arah harga akan cenderung berbalik jika harga tidak bisa mempertahankan arah harga sesuai dengan arah garis Trend Linenya.

Penggunaan Trendline/Garis Trend

Trendline dibuat dengan menarik garis lurus dari titik awal ke titik akhir . Titik awal maupun titik akhir trend dapat diketahui dari tingkatan harga terendah dan harga tertinggi dalam jangka waktu tertentu. Jika misalkan harga terendah di hari Senin tanggal satu adalah 3.000 kemudian di hari Jum’at tanggal lima adalah 9.000, maka titik awal trend adalah titik 3.000 dan akhir trend adalah 9.000, harga meningkat sebesar 6.000 dan jika hal ini digambar dengan trend line, maka garis arah harga akan terlihat miring lurus ke atas, dan begitu sebaliknya jika harga turun. Selain dengan menarik garis dari harga terendah dan harga tertinggi. Trendline sebagai trading system forex juga digunakan dengan menarik garis titik awal dari harga pembukaan pasar ke titik akhir yaitu harga penutupan pasar dalam jangka waktu tertentu. Misalkan harga pembukaan pasar di hari Senin  tanggal satu adalah 3.500 kemudian di harga penutupan pasar di hari Jum’at tanggal lima adalah 9.500, maka titik awal trend adalah titik 3.500 dan titik akhir adalah titik 9.500, harga meningkat sebesar 6.000 dan jika hal ini digambar dengan trend line, maka garis arah harga akan terlihat miring lurus ke atas juga. Dari kedua contoh di atas, perbedaannya adalah titik tempat penarikan garis awal dan garis akhir. Jika penarikan garis awal dan garis akhir berdasarkan harga tertinggi dan harga terendah pasar, maka harga jarang menyentuh trend line dan pembalikan arah trend akan lambat diketahui tetapi kebenaran pembalikan arah harga kuat. Jika penarikan garis awal dan garis akhir berdasarkan harga pembukaan pasar dan harga penutupan pasar, maka harga sering menyentuh trend line dan pembalikan arah trend akan cepat diketahui tetapi kebenaran pembalikan arahnya lemah.

Pengertian sudut trendline

Seorang trader kadang tidak menganalisa secara detail tentang sudut trendline, tetapi hal ini dapat membantu seorang trader dalam memahami market forex. Forex Sukses akan membahas sudut trendline untuk membantu mengembangkan trading system forex yang bekerja dengan baik.

Sudut trendline atau trend line by angle adalah sebuah trendline yang didasarkan pada sudut kemiringan derajat. Biasanya harga akan naik dan diprediksi turun di sekitaran sudut 45 derajat. Kenaikan harga pada sudut >45 derajat trendline akan sulit, dan biasanya kenaikan sudut trendline yang tajam terjadi karena tingginya lonjakan harga naik.

Begitu juga harga akan turun dan diprediksi naik di sekitaran sudut 315 derajat. Penurunan harga pada sudut >315 derajat trendline akan sulit, dan biasanya penurunan sudut trendline yang tajam terjadi karena tingginya lonjakan harga turun.

Penggunaan sudut trendline  trading system forex seperti ini digunakan untuk memprediksi pembalikan harga atau arah trend berdasarkan sudut derajat. Tetapi yang harus diperhatikan adalah menentukan titik awal dan akhir penarikan garis trendline harus sesuai dengan potensi trend yang terjadi. Dan sudut 45 derajat dipandang sebagai garis potensial pembalikan arah dari naik menjadii turun, dan 315 derajat dipandang sebagai garis potensial pembalikan arah dari turun menjadi naik.

 

Sidebar