indikator forex scalping paling akurat envelope 

Indikator Forex Envelope 

Arti nama indikator forex Envelope secara bahasa adalah sebuah alat berupa garis-garis yang terlihat seperti amplop yang dapat menggambarkan pergerakan harga jual beli di market forex.

Forex Sukses kali ini akan membahas tentang indikator berjenis trend turunan dari indikator Moving Average. Indikator Envelope adalah salah satu indikator yang terdapat dalam Metatrader4indikator ini seperti namanya yang berarti amplop digambarkan mempunyai dua buah garis yang bergerak seiring atau seimbang yang secara sepintas mirip dengan ‘amplop’.

Indikator ini tidak sepopuler indikator lain dalam metatrader, tetapi tetap indikator ini bekerja dengan baik bagi trader yang dapat menggunakannya sebagai indikator forex terbaik.

Indikator amplop mirip dengan Bollinger Bands, perbedaanya adalah bahwa garis atas dan bawah Bollinger Bands akan bergerak merapat atau merenggang mengikuti lonjakan harga sedangkan garis atas dan bawah pada envelope bergerak  sama atau tidak mengikuti lonjakan harga yang terjadi.

Pengertian Indikator Forex Envelope

Envelope yang berarti amplop adalah sebuah indikator yang terdiri dari  dua buah Moving Average yang dapat terdiri dari jenis Simple Moving Average (SMA) ataupun Exponential Moving Average (EMA) yang geraknya melar/melebar karena nilai deviasi (nilai sebaran).

Salah satu dari garis Envelope ini bergerak melebar/melar ke arah atas dan salah satunya lagi bergerak ke arah bawah dengan persentase pergerakan jarak yang sama. Gerakan menyebar/melar ini oleh karena nilai deviasi (nilai sebaran).

Pergerakan garis dari Envelope ini didasarkan pada naik turun pergerakan harga pasar. Semakin tinggi naik turun pergerakan harga, maka semakin lebar/melar pergerakan garis Envelope ini.

Indikator Envelope

Fungsi Kegunaan Envelope

Penunjuk Trend

Envelope sebagai indikator trading terbaik merupakan sebuah indikator trend, karena perhitungannya di dasarkan pada Moving Average sebagai indikator pengikut trend.

Trend dimulai biasanya dengan pergerakan harga yang kuat pada satu arah. Pergerakan harga yang melebihi garis Envelope menunjukan kekuatan trend yang kuat, sedangkan pergerakan harga di dalam garis Envelope menunjukan trend yang lemah.

Envelope Penunjuk Trend

Garis Penunjuk Batas Overbought Oversold

Garis Envelope juga dapat juga digunakan untuk mengidentifikasi batas jenuh jual/oversold ataupun batas jenuh beli/overbought jika trend cenderung datar atau zig zag. tetapi harus diperhatikan agar nilai deviasi/sebaran dari Envelope sebaiknya ditambahkan/diperbesar untuk menjaga pergerakan harga yang tinggi.

Garis Envelope Mengidentifikasi Titik Jenuh Jual/Beli

Pengukur Pergerakan Harga

Pergerakan harga di atas ataupun di bawah Envelope memerlukan perhatian, karena indikator yang dibuat dari Envelope, Pita Bollinger Bands atau indikator bertipe saluran/channel dirancang untuk menangkap pergerakan harga/price action.

Seperti halnya Double Bollinger Bands, kombinasi beberapa Envelope dengan nilai deviasi yang berbeda dapat menggambarkan tingkatan pergerakan harga yang terjadi.

Kombinasi Envelope Dengan Nilai Deviasi Yang Berbeda Dapat Menggambarkan Pergerakan Harga Yang Terjadi

Cara Penggunaan Envelope

Momentum Trading/Break Out Trading

Trader Momentum memahami bahwa ketika harga berada di dalam Envelope, maka sedang terjadi pergulatan/konsolidasi kekuatan harga untuk bergerak dengan kekuatan momentum besar.

Garis Envelope dipahami sebagai garis pembatas pergerakan harga. Dan harga dengan kekuatan momentum besar dapat menembus garis ini.

Hal inilah yang dimanfaatkan oleh Momentum Trader untuk membuka posisi, beberapa tingkat di luar garis Envelope sebagai antisipasi akan kekuatan harga besar yang akan mem”Break Out” /menembus garis Envelope.

Momentum Break Out Envelope

Trend Follower Trading/Perdagangan Pengikut Trend

Garis Envelope digunakan sebagai garis penunjuk trend, karena garis ini merupakan garis modifikasi Moving Average yang fungsi utamanya untuk menunjukan trend.

Pembacaan dasar Envelope sebagai penunjuk trend adalah jika harga berada di atas garis Envelope dipahami sebagai trend naik, dan jika berada di bawah garis Envelope dipahami sebagai trend turun dan jika harga berada di dalam garis Envelope maka dipahami sebagai trend datar atau konsolidasi.

Envelope Penunjuk Trend

Maka seorang trader pengikut trend akan membuka posisi sesuai dengan trend yang terjadi. Dengan demikian jika harga sedang di atas garis Envelope maka akan mencari peluang buy/beli yang menguntungkan dan sebaliknya jika harga di bawah garis Envelope, maka akan mencari peluang Sell/Jual yang menguntungkan.

Perlu diperhatikan dan diwaspadi, pada kedua teknik di atas (Momentum Trading/Trend Follower Trading) Penembusan Palsu/False Break Out dapat terjadi, oleh karenanya perlu gunakan sistem/teknik yang mengidentifikasi dan menyaring penembusan palsu tersebut.

Reversal Trading/Perdagangan Pembalikan Arah

Garis Envelope digunakan untuk menandai batas range pergerakan harga, baik garis batas atas ataupun garis batas bawah.

Sinyal Envelope sebagai indikator trading terbaik untuk buy terjadi ketika harga mencapai garis batas bawah Envelope, dan begitu pula sebaliknya, sinyal sell terjadi ketika harga mencapai garis batas atas Envelope.

Envelope Menggambarkan Daerah Jenuh Jual/Beli

Teknik ini sebaiknya digunakan pada market Side Way atau Market Jenuh (Overbought Oversold) dengan beberapa buah Envelope.

Penggunaan Envelope hampir sama seperti penggunaan garis batas atas dan batas bawah pada Bollinger Bands, dimana diharapkan harga akan berbalik arah jika telah mencapai garis batas atas atau bawah, tetapi garis batas ini sebaiknya dimaknai sebagai batas range pergerakan harga, jika range pergerakan harga sudah lemah, kemungkinan harga akan berbalik/reversal, tetapi jika range pergerakan harga masih kuat kemungkinan harga hanya akan berhenti dan meneruskan  pergerakan harga (tidak berbalik).

baca juga :

Sidebar