teknik forex money flow index 

Teknik Forex Money Flow Index

Indikator Volume terhitung sedikit jika dibandingkan indikator lain dalam Metarader4, salah satunya yang akan dibahas oleh Forex Sukses adalah Money Flow Index. Indikator ini berbentuk Oscillator dengan menambahkan perhitungan volume pada rumus pembuatannya.

Money Flow Index sebagai indikator trading terbaik mengukur tekanan beli dan tekanan jual menggunakan nilai harga dan volume. Indikator ini mirip seperti Relative Strength Index (RSI), hanya saja indikator ini menambahkan volume yang diperberat pada perhitungannya. Oleh karenanya indikator ini dikenal juga dengan volume weighted RSI.

Money Flow Index dikatakan positif jika harga naik atau adanya tekanan beli dan dikatakan negative jika harga turun atau adanya tekanan jual. Perbandingan antara nilai Money Flow positif dan Money Flow negative kemudian dimasukan menggunakn rumus RSI yang kemudian menghasilkan Oscilator yang bergerak naik turun antara nilai 0 dan 100. Indikator ini dapat digunakan untuk mengidentifikasi reversal pembalikan arah dengan melalui divergence market dan mengidentifikasi harga jenuh atau puncak atas harga dan lembah bawah harga melalui analisa overbought oversold.

Overbought Oversold  Money Flow Index

Tingkat jenuh beli Overbought pada Money Flow Index sebagai indikator trading terbaik  berada di area 20 dan tingkat jenuh jual oversold berada di area 80. Tetapi area ini tidaklah tetap, karena pada trend yang kuat tingkat jenuh dapat menjadi tidak berarti, karena harga akan meneruskan trendnya melewati area jenuh ini. Disarankan untuk memperluas area jenuh pada indikator Money Flow Index di area >80 atau 90 untuk jenuh jual oversold dan area >20 atau 10 untuk jenuh beli overbought, sebagai antisipasi pergerakan harga yang ekstrim walaupun jarang terjadi harga melewati area ini.

 

Divergence Market dan Ayunan Kegagalan pada Money Flow Index

Ayunan kegagalan pada indikator Money Flow Index sebagai indikator trading terbaik dapat digabungkan dengan divergence yang terjadi pada harga yang menjadikan sinyal yang terjadi akan lebih kuat. Sebuah ayunan kegagalan bullish pada Money Flow Index adalah ketika indikator berada pada area  jenuh jual oversold 20, kemudian harga naik lalu tertolak ‘resitance’ kemudian harga turun tetapi tetap bertahan di atas area 20, kemudian harga naik kembali untuk breakout menembus ‘resitance’. Di saat yang sama pada chart gambar, arah harga turun ke bawah dan menunjukan bullish divergence. Hal seperti ini menjadi sinyal yang kuat akan potensi naiknya harga atau bullish. Begitu juga hal yang sebaliknya terjadi pada ayunan kegagalan bearish.

 

Sidebar